Tuesday, November 4, 2014

Don't Look Down! Look At Me!

Pernah ada dalam situasi sulit di mana kamu merasa takut, ragu, mau mundur dan menyerah?

***

Last weekend we had a family camp, together with our church.. seru banget! And the place is so beautiful! Kita nginep 3 hari di tenda.. acaranya ada ibadah bersama, family games, hiking dan jalan-jalan.. Salah satu tempat yang sempet kita kunjungin namanya The Balconies (kamu bisa coba search di google).

Awalnya aku gak berani jalan ke sana, karena ujungnya itu jurang. But karena liat si DM (and beberapa temen yang lain juga) pada ke sana, akhirnya aku juga jadi kepengen nyobain, meskipun jantung udah dag dig dug banget and kaki udah lemes duluan, hehe..

Pas pertama turun ke sana, masih belom terlalu serem. Masih lumayan lebar and aman jalannya :p But pas makin ke tengah, jalannya makin sempit and jurangnya mulai keliatan.. hiii.. serem banget pokoknya.. And pas di tengah-tengah itu aku sempet berhenti, kepengen nyerah and mo mundur aja rasanya.. "I don't think I can make it" (I talked to myself) apalagi pas liat ke bawah, and udah ngebayangin yang aneh-aneh, haha..

But di saat aku lagi ketakutan, DM (yang jalan di depan aku) tiba-tiba bilang 1 kalimat yang masih aku inget sampe sekarang. He said to me, sambil ulurin tangannya: "Don't look down! Look at me!" and abis itu, aku coba untuk gak liat ke bawah (ke jurang maksudnya), aku cuma liat ke si DM and follow him.. Akhirnya.. aku bisa juga sampe ke sana.. huaa.. Pas sampe di ujung, semua badan langsung lemes, haha.. but seneng banget rasanya :) Yes, I did it! Woohoo! We did it!




Dari situ aku belajar, sama kayak dalam kehidupan kita.. ada saatnya kita ngerasa takut, susah dan mau nyerah rasanya. Kita juga terlalu fokus sama jurang-jurang masalah kita. Kita udah takut sama hal-hal yang padahal belom terjadi, hehe.. But di saat seperti itu, Tuhan mo bilang ke kita (sambil ulurin tangan-Nya): "Don't look down! Look at Me!" Dia mau supaya kita fokus ke Dia, trust Him and follow Him.. He will always hold our hands and He will give us victory.. :)


Let us fix our eyes on Jesus, the author and perfecter of our faith, who for the joy set before him endured the cross, scorning its shame, and sat down at the right hand of the throne of God. - Hebrews 12:2



Pictures taken by David Horasio
Monday, 3 November 2014

Thursday, October 16, 2014

Let's Talk About... SEX! (Part 2)

Gak lama setelah aku post artikel-ku sebelumnya, yang judulnya "Let's Talk About... SEX!" aku gak sengaja ngobrol sama satu temen kerjaku di cafe. Pas hari itu cafe juga lagi agak sepi, jadi gak ada kerjaan, hehe.. and kita punya banyak waktu buat ngobrol :p

Aku gak inget awalnya kita lagi obrolin apa, but tiba-tiba dia nanya ke aku: "So, how did you meet your husband?" Wah.. that's a long.. long.. story.. haha.. And akhirnya aku ceritain garis besar tentang our love story ke dia.. termasuk soal value kekudusan yang kita pegang selama masa pra nikah.. And dia bener-bener amazed banget pas tau kalo aku dan DM ini sama-sama belom pernah pacaran sebelumnya (the first and the last istilahnya), apalagi pas dia tau kalo kita ini jalanin hands-off relationship, and our first kiss is our wedding kiss.. Dia yang terkaget-kaget gitu deh pokoknya, wkwkwk..

Abis itu, gantian aku yang nanya dia, hehe.. "How about you? Do you have a boyfriend?" Temenku ini ceweq, sekitar umur 20 gitu kayaknya. And akhirnya dia cerita kalo dia dulu pernah punya cowoq, but putus karena LDR.. Trus baru-baru ini dia jadian sama satu cowoq (temen lama, trus ketemu lagi gitu) but dia rasanya kepengen putus sama cowoq ini, tapi gak tau gimana caranya.. And I said, "Why?!" (bukannya kerja di cafe, kita malah jadi konseling soal hubungan, haha..)

Dia cerita kalo awalnya hubungan ini oke-oke aja (namanya juga masih berbunga-bunga lha ya.. everything seems beautiful..) but lama-lama rasanya mulai boring.. nothing interesting.. sampe akhirnya.. (ini yang bikin aku deg-degan pas denger) si cowoq mulai minta sesuatu yang lebih (alias sex).. karena katanya sih, sama ceweq-ceweq dia sebelumnya juga begitu.. But temenku ini gak mau kasih, alasannya karena dia takut and dia masih virgin.. dia juga masih gak yakin sama hubungan ini.. that's why dia kepengen putus..

Di satu sisi, aku seneng karena denger dia masih virgin and gak ikutin kemauan si cowoq. Aku langsung bilang ke dia dengan tegas, "Yes.. he is not the right man for you!" and support dia untuk mutusin cowoqnya, hahaha.. But di satu sisi, I feel sad.. why? Karena melihat value kekudusan yang semakin bobrok di generasi ini.. My heart is broken.. :( :( :(

Temenku ini gak punya alasan yang kuat and dia gak ngerti kenapa dia harus menjaga kekudusan.. Intinya dia bilang, aku belom yakin sama hubungan ini jadi aku gak mau berhubungan sex, nanti kalo udah yakin baru aku kasih.. And aku langsung bilang, "NO WAY! Sex is only for married couple.. Meskipun udah yakin, harus tunggu sampai pernikahan baru boleh.." And menurut dia, sex before marriage itu cuma semacem cultural thing (sama kayak perceraian).. Apalagi di negara-negara barat kayak di Australia gini.. But you know what, semua itu bukan budaya.. semua itu dosa and kejahatan di mata Tuhan.. Jangan sampe kita tertipu, karena kita ngeliat hal ini udah jadi hal yang biasa di lingkungan temen-temen kita.. But sin is sin.. dosa adalah dosa.. and itu menyakiti hati Tuhan..

Selesai kerja hari itu, aku bener-bener kepikiran dia terus and bawa dia dalam doa. Terakhir sebelum pulang, kita udah gak bisa ngobrol banyak, jadi aku cuma encourage dia untuk terus menjaga kekudusan sampai pernikahan, and untuk berani mutusin cowoqnya juga, hahaha.. Oya satu hal lagi yang sempet bikin aku sedih, dari kasus dia aku gak ngeliat yang namanya peranan orang tua.. I don't thing her parent know about this.. Atau ortunya maybe tau but cuek aja, and gak ajarin value ke anak-anaknya.. I don't know.. But lewat hal ini aku juga jadi bisa belajar how to be a parent one day.. Kita harus tanemin nilai-nilai kekudusan, and kebenaran tentang sex ke anak-anak kita (our next generation) sebelum terlambat.. Jangan sampe mereka denger tentang sex dari pergaulan mereka.. But let them listen from the Word of God and from us as a parent..


How can a young man keep his way pure? By living according to your word.
- Psalm 119:9



Tuesday, September 30, 2014

30-Day Husband Encouragement Challenge

Akhir-akhir ini di Facebook (and social media) lagi banyak banget ya challenge macem-macem. Ada beberapa yang sempet aku ikutin, kayak Gratitude Challenge misalnya :) And aku mau share salah satu challenge yang lagi aku jalanin bareng ci Lia dkk (kita ada satu group buat para istri gitu, hehe..) kita sama-sama jalanin yang namanya "30-Day Husband Encouragement Challenge" yang kita dapetin bahannya dari sini:


Here is the challenge: For thirty days, don’t say anything negative to or about your husband. Also, say something positive to and about your husband each day.

Hari ini kita udah masuk ke hari 25, hehe.. And aku merasa diberkatin banget :) Jadi setiap hari ada topik yang berbeda-beda, yang bisa kita liat di link itu.. You can try and join this challenge too if you want! ^^


Dari challenge ini aku belajar how to be my husband's cheerleader and encourager everyday. Betapa pentingnya support seorang istri di balik kesuksesan seorang suami. Selain itu, aku juga belajar untuk focusing on his strengths, apa yang jadi kekuatan dia, admire and adore him.. rather than focusing on his weaknesses.

Ternyata jadi istri itu seru ya, hehe.. And aku masih terus belajar and belajar how to be a better wife everyday, in Godly ways tentunya.. :)

Next in October (start from tomorrow), aku mo mulai join yang namanya "31 Days of Praying for Your Husband" yang bakal aku post setiap hari juga on Facebook, or kamu bisa liat di link ini:


Bless your husband by praying for him!

“She does him good . . .” (Proverbs 31:12a)


Remember this:

* If your marriage is doing well, then that’s going to impact the whole body of Christ. If your marriage is not doing well, that’s going to impact the whole body of Christ.

* Marriage relationship is intended to be a picture—an earthly picture—of my relationship with my Heavenly Bridegroom, the Lord Jesus.

May God bless your marriage life! :)

Let's Talk About... SEX!

Yes... why not?!

Sex adalah salah satu topik paling penting yang harus kita bahas, khususnya di kalangan anak-anak muda. Banyak gereja yang "takut" mengangkat topik ini, karena kesannya mungkin tabu and sebaiknya jangan dibahas di dalam gereja. But bersyukur akhir-akhir ini banyak gereja yang mulai terbuka, dan banyak juga penulis-penulis Kristen yang mulai membahas tentang sex di dalam artikel-artikel mereka.

Generasi kita dan generasi di bawah kita, mereka perlu tau kebenaran tentang sex. Jangan biarkan mereka "tertipu" dengan semua film yang mereka tonton, buku yang mereka baca, or pergaulan and budaya yang mengajarkan tentang sex before marriage. They need to know about the TRUTH!

Jujur, I feel really really sad melihat kondisi generasi kita saat ini. Pasangan muda yang berpacaran, gampang sekali tergoda dan jatuh dalam hubungan sex sebelum menikah. Sebaliknya, pasangan yang sudah menikah, mereka malah kehilangan gairah untuk berhubungan sex dan mereka gak bisa menikmati keindahan sex yang Tuhan berikan.

SEX is a gift from God that you can open on your wedding day!

Not on the day before!


Sebagai wanita yang sudah menikah, I can say that sex is really really a beautiful gift from God :) That's because we open it on our wedding day, as our wedding present.. and we really enjoy it until now.. Bayangin kalau kita udah buka duluan "hadiah" ini sebelum kita menikah, it won't be precious and special anymore..

1Corinthians 7:14 says.. "The wife's body does not belong to her alone but also to her husband." Di ayat ini dibilang the WIFE (wanita yang sudah menikah) dan bukan wanita single. So selama kita masih single, kita masih punya hak atas tubuh kita dan gak ada satu orang pun yang berhak untuk merebut kekudusan tubuh kita.

Sewaktu aku masih single, I had a commitment (selain untuk pacaran satu kali seumur hidup) aku cuma mau menikahi pria yang bisa menjaga kekudusan dan menghargai komitmen aku dengan Tuhan. Pria yang juga punya standard kekudusan hidup yang sama. And thank God I've found that man, hehe.. Bahkan standard kekudusan kita bisa dibilang bener-bener tinggi :p

By the grace of God, kita berhasil jalanin hands-off relationship, no physical touch and berhasil untuk wujudin "my first kiss is my wedding kiss" juga di depan altar.. It's sooo beautiful!!! Gak bisa diungkapin pake kata-kata, hehe.. Aku masih inget after the wedding, si DM langsung peluk and rangkul aku terus, hihi.. And pas lagi foto post-wedding, dia juga langsung kiss aku terus, wkwkwk.. I can see how proud and how happy he is :) Pas di akhir acara wedding, aku juga sempet said thank you to him (in front of public) karena dia udah bener-bener menjaga kekudusan aku selama masa pacaran, karena dia udah berusaha untuk bener-bener gak menyentuh aku sama sekali, haha.. and I really appreciate it :)


So buat para single ladies, inget bahwa tubuhmu itu adalah Bait Allah.. it belongs to God and to your husband (later!) Don't open it until your wedding day.. jangan pernah turunin standard.. and you'll see how beautiful it is.. :)

Buat yang udah menikah, buat para istri.. remember that your body is no longer yours, but it belongs to your husband. Build intimacy in your marriage life (including sex). Serve your husband with all your heart and enjoy your intimacy with him.. Buat yang udah lama gak pernah physical touch, ayo mulai dibangun lagi.. Hug, kiss and cuddle your husband again.. :)

"It is our prayer that you and your spouse would see sex as a gift from God. A gift to be stewarded. A gift to be guarded. A gift to be enjoyed. And a gift to be shared together for God's glory and your good."

- Mark Driscoll

Thursday, September 25, 2014

The Marriage Prayer

Akhirnya setelah melewati busy weeks, hari ini aku bisa off di rumah seharian :) And cuaca di sini hari ini enak banget, aku dari tadi jadi berasa kayak lagi ada di vila di Puncak gitu, hahaha.. *lebay* :p

Anyway, kali ini aku cuma mo share 1 lagu by John Waller yang judulnya "The Marriage Prayer".. I love this song! Sebelumnya, aku cuma tau lagu dia yang judulnya "As For Me And My House" but ternyata lagu dia yang lain juga bagus-bagus :)

So, here it is.. and buat pasangan yang udah menikah, let this be our prayer as well.. :)



***

Father, I said till death do us part
I want to mean it with all of my heart
Help me to love You more than I love her
Then I know I can love her more
Than anyone else

And bring her in your presence today
Make her what You want her to be

I pray to hear her heart
I pray she'll love You more
I pray to cherish and serve her
And we'll bring You glory today, I pray


Father, I said till death do us part
I want to mean it with all of my heart
Help me to love You more than I love him
Then I know I can love him more
Than anyone else

And bring him in your presence today
Make him what You want him to be

I pray to hear his heart
I pray he'll love You more
I pray to strengthen and serve him
And we'll bring You glory today, I pray


Lord, help me love her
As You love the church, your bride

Help me submit to him
As I submit to You, my life


This is my prayer Amen

***



Wednesday, September 17, 2014

Which One Is More Important?

Good bye Instagram... Good bye Twitter... Good bye Path... Good bye Pinterest...

Itu beberapa aplikasi yang akhirnya udah bisa mulai aku tinggalin beberapa minggu terakhir ini :p Yang setelah dipikir-pikir, memang gak terlalu ada gunanya, haha.. Udah terlalu banyak aplikasi di HP, and aku harus bisa mulai pinter-pinter milih.. mana yang penting and mana yang gak terlalu penting.. :)

Bukan cuma aplikasi, tapi ada begitu banyak hal dalam hidup kita yang kadang harus mulai kita cut (apalagi kalo kita mulai ngerasa hidup kita terlalu sibuk, sampe kita gak punya waktu yang berkualitas lagi buat Tuhan and buat suami). Bahkan kadang pelayanan kita pun bisa bikin kita terlalu sibuk..

Mana yang lebih penting?! Apa yang kita kejar dalam hidup kita hari-hari ini?! Tuhan? Atau uang? Karir? Popularitas? Hobby? Kenyamanan? Dan lain sebagainya...?


Ini hal yang akhir-akhir ini lagi aku pikirin, and aku bener-bener pengen hidup aku bisa back to basic lagi kayak dulu :) Aku mulai bangkitin lagi rasa lapar and haus aku akan Tuhan.. Aku mulai pakai waktu aku untuk lebih banyak dengerin Firman Tuhan (aku lagi suka banget dengerin sermon di www.reviveourhearts.com setiap hari), mulai lebih sering buka aplikasi Bible/Alkitab di HP (yang biasanya cuma kita buka kalo lagi di gereja, wkwkwk.. bener gak? hayo.. :p) jadi mulai biasain baca Firman Tuhan pas lagi di bus, lagi nunggu, dll.. Padahal sekarang akses buat baca Bible tuh gampang banget ya, gak kayak dulu.. tapi koq kita malah sia-siain and sibuk buka aplikasi-aplikasi yang lain.. bener-bener harus bertobat.. :(

Ada beberapa pelayanan juga yang akhirnya aku lepas.. majalah Pearl misalnya, and ada beberapa yang lain juga.. karena aku gak mau spend terlalu banyak waktu aku di depan laptop.. aku and suami dua-duanya kan kerja, jadi aku bener-bener mau precious our time together at home :) Apalagi aku orangnya gak multi-tasking, haha.. So I have to really know which one is more important :)

Buat aku, my personal relationship with God and with my husband are the most important thing in my life.. and aku musti rela lepasin apa aja, asal aku gak kehilangan hal ini.. Percuma aku sibuk sana-sini, dikenal banyak orang, ngelakuin hal-hal yang WOW, but ujung-ujungnya ternyata Tuhan gak kenal sama aku :( or aku juga gak dikenal sama DM :( karena aku terlalu sibuk sama hal-hal yang lain.. hm.. apa gunanya?

Jangan sampe Matius 7:21-23 bener-bener terjadi dalam hidup kita nanti:

"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"


O Lord, please help me to know and to do your will.. supaya aku bisa mengerti mana yang merupakan kehendak-Mu dan supaya aku gak kehilangan pengenalan akan Engkau..

So, maybe ini juga bisa jadi bahan renungan kita akhir-akhir ini.. terutama di dunia yang semakin sibuk and banyak distraction.. How's your personal relationship with God? Do you still have a desire to seek Him and to know Him more than anything else? Apa kita rela untuk lepasin hal-hal yang Dia minta? :)

Buat yang udah menikah.. How's your relationship with your husband (and with your children too)? Does your husband become your priority in life?


I wanna close this post with one statement from Gary Thomas:

To be loved well and to be known completely by one is far more fulfilling than being adored by many and truly known by none.